Sakit ?

Pagi penghuni dunia, 
terima kasih pada Sang Pencipta kerna masih pinjamkan aku nyawa.

Malam ku masih lagi begini, diisi rasa-rasa celaka yang bikin aku rapuh. Aku lemah, aku bukanlah laki-laki gagah. Yang mana mampu diseksa sebegini rupa. Setiap torehan sakitnya bukan kepalang, lukanya berbisa. Kata dia, jiwanya kosong. Kata dia, dia tak punya rasa langsung. Kata dia, aku ini hanyalah tempat dia mencuba, CUBA rasa cinta. Aku bukan boneka, ya aku manusia. Manusia berjiwa, ada rasa, ada hati. Tapi dilayannya seperti patung. Saat bosan, dicarinya aku. Bosan? hanya kerna bosan, aku masih lagi mampu. Mampu untuk bertemu hari hari yang mendatang. Tapi saat dia bicara aku ini tempat dia merasa cinta, aku rapuh. Rapuh yang memusnahkan aku. Rasa cinta yang dilahirkannya itu palsu. 

Moga aku masih kental untuk melihat dunia, mudah-mudahan.